Well, kisah ini bermula saat aku masih menjalani kuliah S1 di sebuah salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar. Tinggal satu tahap lagi aku akan beranjak dari posisi mahasiswa menjadi sarjana. Tapi, menyandang sebuah gelar sarjana itu tidaklah mudah. Butuh proses yang matang dan pengorbanan yang besar serta waktu yang luar biasa.
Dan inilah kisahku..
Kisah Perjuanganku..
Saat memasuki awal semester, seluruh mahasiswa di fakultasku sedang gencar-gencarnya menyusun sebuah proposal termasuk aku sendiri. Jujur, itu adalah kali pertama aku menjalaninya dalam hidupku. Tentu saja, tugas akhir ini diperuntukkan sebagai salah satu prasyarat untuk memperoleh gelar Sarjana. Saat karya ilmiahku telah berubah menjadi sebuah proposal dan akan diujikan dihadapan para penguji, perasaanku bercampuk aduk. Ada perasaan gelisah, senang, deg-deg-an, khawatir, panik, bahkan sampe keringat dingin. Semua itu bercampur menjadi satu. Dalam benakku, ujian proposal terlihat menyeramkan tetapi setelah menjalaninya ternyata tidak seburuk dan tidak seseram yang aku pikirkan. Alhamdulillah, aku berhasil menyelesaikan ujian tahap 1. Selanjutnya adalah melakukan penelitian. Inilah awal dari sebuah pertempuran.
Why I said like that?
Cause in that phase someone would feel inner conflict. I felt that so.
Karya Ilmiahku seputar masalah kinerja dan aku memilih bank sebagai lokasi untuk menjadi bahan penelitianku. Ada tiga bank yang kukirimi surat pengantar dari kampus. Hampir 2 bulan aku menunggu dan menunggu konfirmasi dari pihak bank. Namun hasilnya nihil. There is none responds from them. Disitulah aku mengalami dilema yang luar biasa. Aku bahkan hampir putus asa karenanya. Dalam diri aku bertanya, kenapa mereka mengabaikanku? Apakah salah jika melakukan penelitian di instansi/perusahaan mereka? Kalau salah dimana letak salahnya? Bukankah perusahaan itu dibentuk agar bisa dikenal dan diketahui oleh orang banyak, termasuk masyarakat sekitar? Entahlah.., hanya mereka yang bisa menjawabnya..
Waktu pun terus berjalan. Batas waktu pendaftaran ujian hasil tinggal sedikit lagi. Aku tidak ingin berhenti disini. Akhirnya kuputuskan untuk tidak berharap lagi pada bank sebelumnya. Aku datang ke kampus dan meminta pihak fakultas untuk membuatkan surat baru dengan alasan pihak bank sebelumnya menolak untuk diteliti. Dan pilihanku jatuh kepada bank PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Persero dan PT Bank BNI Syariah Persero.
Alhamdulillah, tidak butuh waktu lama akhirnya baik pihak bank BNI maupun BNI Syariah mengirimkan konfirmasi bahwasanya mereka bersedia bekerjasama untuk dilakukan pengambilan data. Aku sangat senang menerima kabar baik itu. Tanpa menunggu lagi, aku pun bergegas untuk mengambil data yang telah mereka sediakan kemudian mengolahnya. Saking senangnya aku bahkan tersenyum-senyum sendiri saat diperjalanan. ^___^
Syukur Alhamdulillah, berkat kerjasama mereka akhirnya aku berhasil menyelesaikan tugas akhirku dengan baik dari bentuk penelitian sampai kepada bentuk skripsi yang akhirnya aku berhasil menyandang gelar sarjana.
Sebuah perjalanan yang cukup panjang hanya demi selembar kertas. Seseorang berjuang keras untuk mendapatkannya selama proses kurang lebih 4 tahun. Suka dan duka dialami bersama dengan kawan dan teman. Kadang pahit kadang pula manis.
Itulah perjuanganku tuk meraih gelar sarjana.
Walaupun peristiwa tersebut sudah berlalu, tapi aku tidak bisa lupa bahkan tidak akan pernah lupa. BNI telah menolongku dalam studi penelitianku. Melalui tulisan ini aku ingin secara langsung mengungkapkan rasa Terima Kasihku yang sebesar-besarnya kepada pihak BNI dan BNI Syariah yang telah mau membantu dan bekerjasama denganku.
Terima Kasih BNI..
Kalian adalah yang terbaik..
Sukses untuk kedepannya dan Selamat hari Jadi yang ke-69
Otanjoubi omodetou.. ^_^
Follow Twitter dan IG andi_unhye
FB Andi Arjuni
Don't forget
Like, Share, and Comment guyss..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar